Tips Jitu Membuat Desain Rumah Impian

Setelah dana terkumpul atau lahan siap, orang akan mulai mencari jasa kontraktor atau pemborong untuk mewujudkan rumah idaman. Tak terkecuali Anda misalnya. Akan tetapi, agar memiliki gambaran sendiri dan tak hanya pasrah pada arahan pemborong, sebaiknya Anda sudah memiliki desain sendiri yang lantas didiskusikan dengan tenaga ahli tersebut. Namun darimana harus memulai mendesain rumah tersebut?
 
Tips Jitu Membuat Desain Rumah Impian
Contoh Desain Denah Rumah

Tips Mulai Mendesain Rumah
Sebenarnya mendesain rumah sendiri ini tidak akan terlalu membingungkan ketika Anda sudah menentukan konsep untuk luas lahan yang ada. Namun bagaimana jika belum ada inspirasi sama sekali? Begini tipsnya:

  • Cari Inspirasi, Ramu Referensi
Tentu saja, pertama kali sebelum Anda mulai membayangkan seperti apa denah rumahnya, maka perbanyaklah referensi dari karya berupa bangunan nyata yang sudah ada. Sambil melihat-lihat bangunan, jangan menutup inspirasi yang mungkin tiba-tiba muncul. Langsung catat atau gambar seketika ide yang terlintas tersebut.

Kunjungi pula pameran yang ada di dekat kota Anda. Perbanyak membaca majalah guna memperkaya wawasan seputas rumah dengan tipe serta gaya desain beraneka ragam. Namun jangan terlena, tetap fokus pada rencana awal dan konsep yang sudah ada.

  • Program Ruang untuk Denah
Mencatat kebutuhan ruang menjadi hal pnting sebelum mulai menggambar denah. Mulai dari mendaftar aktivitas serta kegiatan apa saja yang akan Anda dan penghuni lainnya lakukan. Jabarkan pula ruang apa yang dibutuhkan untuk mengakomodir berbagai aktifitas itu.

Catat pula kebutuhan area semacam kamar mandi, dapur pantry ataupun ruang gudang. Hal ini sangat penting agar Anda bisa tetap fokus pada kebutuhan dan kosep awal.

  • Buat Sketsa Denah
Setelah ada referensi dan daftar ruang yang harus ada dalam rumah tersebut, tibalah saatnya membuat sketsa. Gambaran kasar ini akan berupa garis-garis sederhana namun tetap berdasar pada skala.

Untuk mempermudah proses pembuatan sketsa, Anda bisa memanfaatkan kertas milimeter yang berisi kotak-kotak yang dapat memudahkan Anda menentukan skala per kotaknya. Gambarkan luas lahan yang ada dalam kertas tersebut

  • Masukkan Program Ruang ke Denah
Selanjutnya, masukkan tiap ruang yang dibutuhkan ke dalam lahan yang telah digambarkan pad akertas milimeter tadi. Buatlah garis yang mendandakan keberaan tiap ruang dalam denah rumah tersebut.

  • Koreksi dan Buat Altenatif Denah
Ketika memasukkan ruang satu per satu lalu mengatur ukuran masing-masing ruang ke dalam denah, mungkin Anda mendapati masalah seperti posisi ruang yang kurang pas, lahan kurang luas dan lain sebagainya. Maka dari itu, koreksi pun diperlukan. Namun jangan memusnahkan gambar yang sudah ada, sebab siapa tahu bisa digunakan belakangan.

Coba untuk pindahkan atau gabungkan ruang berdasar pada prioritasnya. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar lahan yang ada dapat menampung ruang untuk berbagai kebutuhan penghuninya.

  • Isikan Detail
Ketika desain sudah Anda tentukan. Selanjutnya  masuk ke bagain detail yang dimulai dari menambahkan tebal dinding, pintu dan jendela (dilengkapi arah buka), penataan dekorasi, furnitur  dan perabot di tiap ruang. Makin detail rincin yang Anda masukkan, maka semakin baik pula denah.

  • Evaluasi
Selesai memasukkan detail, periksan kembali sketsa yang sudah diisi detail tersebut. Caranya, bandingkan dengan denah yang lain ataupun membayangkannya ke wujud ruang nyata.selain itu, cocokkan pula dengan standar ukuran.

Untuk proses evaluasi ini, tidak ada salahnya untuk dilakukan bersama tenaga ahli seperti arsitek dan pemborong yang terpercaya.

Kemampuan Anda dalam mengungkapkan ide dan gagasan dengan gambar denah ini akan sangat berguna ketika mencoba mengkomunikasikan kebutuhan dan keinginan Anda pada pihak yang mengerjakan pembangunan rumah. Hal ini juga bermanfaat untuk mendapatkan gambaran tentang seperti apa nantinya realisasi ide Anda dalam bentuk rumah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar